Perangi Hoaks, PWMOI Kota Kupang Temui Wali Kota Gagas Diskusi Publik




Kota Kupang – Meningkatnya peredaran informasi hoaks di media sosial menjadi perhatian serius Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kota Kupang. Kepedulian tersebut dibahas dalam audiensi dan silaturahmi PWMOI Kota Kupang dengan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di ruang kerjanya pada Jumat (6/2/2026) sore.



Ketua PWMOI Kota Kupang, Jailani, menegaskan bahwa hoaks tidak hanya menyesatkan, tetapi juga dapat merusak kehidupan sosial masyarakat.“Kita harus lawan berita hoaks. Kita tidak boleh biarkan hoaks merajalela,” tegas Jailani, pria asal Rote Timur itu.



Ia menekankan Kota Kupang sebagai rumah bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya sehingga harmoni sosial harus terus dijaga.“Jangan sampai informasi hoaks membuat kehidupan sosial antara sesama menjadi renggang,” ujarnya.



Dalam kesempatan tersebut, PWMOI Kota Kupang mengajak Pemerintah Kota Kupang untuk berkolaborasi memberantas hoaks melalui kegiatan diskusi publik yang rencananya digelar dalam waktu dekat. Diskusi ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Kupang serta organisasi kemahasiswaan.



“Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menangkal penyebaran hoaks. Minimal mereka menjadi duta anti-hoaks bagi diri sendiri, kampus, dan organisasi mereka,” jelas Jailani.



Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif PWMOI dalam memberantas hoaks di tengah masyarakat.“Kami Pemerintah Kota Kupang sangat mendukung kegiatan PWMOI Kota Kupang terkait diskusi publik anti hoaks,” ujarnya.



Dukungan tersebut disambut positif oleh jajaran PWMOI Kota Kupang. Sekretaris PWMOI Kota Kupang turut menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen pemerintah daerah.“Kami dari PWMOI Kota Kupang sangat berterima kasih atas dukungan dari Pemerintah Kota Kupang,” tandasnya. (*)