KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi NTT Periode 2026–2031 resmi dilantik dengan dinahkodai oleh Fernando Jose Osorio Soares. Pascapelantikan, Fernando langsung menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh pengurus turun gunung dan hadir langsung di tengah-tengah petani di seluruh wilayah NTT.
HKTI NTT menjadwalkan agenda untuk berkeliling ke 21 kabupaten dan 1 kota di NTT. Langkah ini diambil untuk menjadikan organisasi sebagai mata dan telinga para petani, mendengarkan langsung persoalan di lapangan, serta mendorong lahirnya solusi konkret demi meningkatkan kesejahteraan petani daerah.
Komitmen ini sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong swasembada pangan. Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono, yang turut hadir melantik pengurus, meminta HKTI NTT membangun kolaborasi erat dengan para kepala daerah agar sektor pertanian NTT menjadi lebih produktif dan modern.
Menariknya, Sudaryono yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan perhatian khusus pada tingginya angka stunting di NTT. Ia mengumumkan bahwa pemerintah pusat akan memprioritaskan pembangunan dapur-dapur baru program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bumi Flobamora sebagai langkah integrasi antara sektor pertanian dan perbaikan gizi masyarakat.
Informasi yang di rangkum oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT dalam siaran pers menguraikan acara pelantikan yang menjadi momentum penguatan pangan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo, jajaran Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah setempat. *Tim
