KUPANG – Suasana haru dan penuh duka mendalam menyelimuti kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda R. Lalay, S.H., saat meninjau langsung kondisi korban di RT/RW. 26/10 Kelurahan Batuplat kota kupang. Sebagai seorang figur perempuan dan ibu, Neda Lalay tidak mampu menyembunyikan rasa sedihnya yang mendalam saat menyaksikan langsung penderitaan yang dialami oleh warganya.
Kehadiran Srikandi dari Fraksi NasDem ini didampingi langsung oleh jajaran Dinas Sosial Kota Kupang setelah mendapat laporan darurat terkait kondisi korban yang memerlukan uluran tangan segera.
Dengan mata berkaca-kaca, Neda Lalay yang mengenakan seragam biru khasnya tampak dengan penuh kasih sayang mengusap kepala anak dari keluarga korban yang duduk di kursi roda. Getaran suara dan tatapan matanya memancarkan ketulusan naluri seorang ibu yang ikut merasakan kepedihan mendalam yang sedang dihadapi keluarga tersebut.
"Saya semalam dihubungi oleh Bapak Kadis. Ya, kita sama-sama sebagai wakil rakyat, memang ini sudah menjadi tugasnya kita untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat," ujar Neda Lalay dengan nada suara yang bergetar menahan emosi,senin 12/09 dirumah korban.
Neda mengungkapkan bahwa statusnya sebagai seorang ibu membuat hatinya teriris melihat kondisi fisik dan psikologis yang harus ditanggung oleh korban dan keluarganya.
"Saya secara pribadi, saya juga seorang ibu. Ketika saya melihat kondisi ini, hati saya sangat sedih," ungkap Ketua Komisi IV yang membidangi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat tersebut dengan penuh duka.
Komitmen politik dan kemanusiaan Neda Lalay tidak berhenti pada kunjungan formal semata. Ia menegaskan bahwa pihak legislatif bersama Pemerintah Kota Kupang tidak akan membiarkan keluarga ini berjuang sendirian di masa-masa sulit. Dirinya memastikan akan mengawal pemulihan, pengobatan, hingga bantuan logistik mengalir tepat sasaran.
"Mungkin kita dengan pemerintah akan terus ada di tengah-tengah keluarga ini. Apapun caranya, dengan kondisi dan keadaan yang seperti ini, kami akan terus dampingi," tegasnya berkomitmen.
Di akhir kunjungannya, Neda Lalay memberikan jaminan emosional kepada pihak keluarga bahwa ia akan kembali lagi secara berkala untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan dengan baik.
"Saya secara pribadi melihat mungkin ini pertemuan yang pertama, tetapi saya berjanji akan ada pertemuan-pertemuan lanjutan ke depan. Secara pribadi, saya pasti akan kembali ke sini lagi," tutup Neda Lalay sembari menguatkan pihak keluarga.
Langkah cepat dan penuh empati dari Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang ini diharapkan dapat mempercepat sinergi instansi terkait, khususnya dalam memproses rujukan perawatan intensif bagi korban di fasilitas medis yang memadai. (wan)
