ZONAline
Memuat teks berita berjalan terbaru...
ZONALINE-NEWS

Terima Audiensi KP2MI, Polda NTT Komitmen Dukung Pelindungan Pekerja Migran Melalui Jalur Resmi

Kapolda NTT Menerima Audiensi KP2MI

 

KUPANG – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memperkuat komitmennya dalam mendukung pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Langkah ini diwujudkan melalui pertemuan audiensi antara Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto dengan Inspektur Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Komjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga di ruang kerja Kapolda NTT pada Jumat (16/10/2026) siang.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WITA tersebut menjadi momentum penting bagi kedua lembaga untuk mempererat hubungan institusional. Fokus utama koordinasi ini diarahkan pada penguatan pelindungan terhadap para pekerja migran, khususnya yang berasal dari wilayah NTT.

Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan upaya nyata untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi antarlini. Koordinasi yang solid dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi warga negara, baik yang sedang bekerja maupun yang baru berencana bekerja di luar negeri.

"Sinergi dan komunikasi antarlembaga perlu terus diperkuat agar pelaksanaan tugas masing-masing dapat berjalan selaras. Polda NTT mendukung upaya pelindungan masyarakat, termasuk pekerja migran Indonesia, melalui koordinasi dan kerja sama sesuai dengan kewenangan masing-masing," ujar Henry menyampaikan pesan Kapolda NTT, Jumat (16/10/2026).

Lebih lanjut, Henry menjelaskan bahwa proteksi terhadap pekerja migran memerlukan perhatian dan keterlibatan lintas sektor secara menyeluruh. Hal ini mencakup pengawasan sejak proses persiapan keberangkatan hingga langkah mitigasi untuk mencegah masyarakat menjadi korban praktik penempatan kerja yang tidak sesuai ketentuan atau ilegal.

Melalui kolaborasi intensif antara kepolisian, KP2MI, dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), diharapkan langkah-langkah pencegahan serta edukasi kepada masyarakat dapat ditingkatkan. Selain itu, penanganan berbagai persoalan hukum terkait pekerja migran juga dapat diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Terkait hal tersebut, pihak Polda NTT juga mengimbau masyarakat luas untuk selalu bersikap selektif dan mencari informasi melalui jalur resmi sebelum memutuskan bekerja ke luar negeri. Warga diminta segera melapor dan berkoordinasi dengan instansi berwenang jika menemukan adanya indikasi perekrutan atau penempatan pekerja migran yang mencurigakan di lingkungan mereka.

Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto dan dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda NTT. Turut hadir mendampingi Irjen KP2MI antara lain Inspektur III KP2MI Servulus Bobo Riti, Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida, Kasubbag TU BP3MI NTT Lukas Doni Pura, Analis Hukum BP3MI NTT Dearni Meli Asih Sinaga, serta Spri Inspektur Jenderal KP2MI Bripda Anggun Maulidiya Azahra.

Melalui kemitraan ini, hubungan koordinasi antara Polda NTT, KP2MI, dan BP3MI NTT diharapkan semakin erat demi mewujudkan pelayanan serta perlindungan masyarakat yang lebih optimal. #PolisiBersamaMasyarakat... (*)