Satgas Tindak Ops Ketupat Turangga Patroli Amankan Ramadan di Kupang




Kupang, NTT – Personel Satuan Tugas (Satgas) Tindak dalam rangka Operasi Ketupat Turangga 2026 melaksanakan patroli, monitoring, serta pengecekan kesiapan personel dan peralatan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri di wilayah Kota Kupang, Minggu (15/3/2026).


Sebanyak 53 personel Satgas Tindak Ops Ketupat Turangga 2026 diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan dukungan sejumlah alat material khusus (almatsus) berupa kendaraan operasional roda dua, roda empat, dan roda enam, serta perlengkapan pengamanan lainnya.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Lapangan Apel Mako Satbrimob Polda NTT yang dipimpin Kasubsatgas Tindak AKP I Gusti Ngurah Sastrawan. Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan sebelum melaksanakan tugas di lapangan.


Usai apel, seluruh personel bergerak menuju wilayah Kota Kupang untuk melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah titik keramaian masyarakat. Personel Subsatgas PRC menyasar pusat aktivitas warga seperti pasar tradisional, kawasan kuliner, serta rumah ibadah guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Selain patroli, Subsatgas Intel juga melakukan monitoring di sejumlah masjid di Kota Kupang untuk memantau aktivitas masyarakat yang menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. Hasil monitoring menunjukkan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.


Sementara itu, Subsatgas Komposit melaksanakan pengecekan serta perawatan peralatan khusus deteksi, proteksi, hingga perlengkapan penjinakan bom (Jibom) dan KBR untuk memastikan kesiapan operasional apabila dibutuhkan sewaktu-waktu.


Patroli juga difokuskan pada lokasi penjualan takjil yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang waktu berbuka puasa. Personel melakukan pemantauan guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.


Tim juga melaksanakan deteksi dini di sekitar rumah ibadah sebelum pelaksanaan salat tarawih guna memastikan keamanan lingkungan sekitar masjid.


Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan patroli dan monitoring ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.


“Operasi Ketupat Turangga 2026 dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polda NTT dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di pusat aktivitas masyarakat seperti pasar, rumah ibadah, serta lokasi penjualan takjil,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.


Polda NTT menegaskan kegiatan patroli, monitoring, dan deteksi dini akan terus dilakukan secara intensif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Turangga 2026 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur tetap aman dan kondusif. (*)