Zonaline-news.com - Kalabahi Kamis 7 Mei 2026.Sebuah kios milik seorang warga bernama Jublina Weni di kawasan Jembatan Hitam, Kelurahan Kalabahi Timur, dilalap si jago merah pada Jumat dini hari kamis,7 Mei 2026, sekitar pukul 00.30 WITA.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan kios yang diketahui menjadi satu-satunya sumber penghidupan korban.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, suasana sempat diwarnai kepanikan warga. Tangis histeris korban pecah ketika melihat kios miliknya hampir rata dengan tanah. Dengan suara terbata, ia berulang kali memohon pertolongan.
“Tuhan tolong… Tuhan tolong… saya cari makan di sini, ini satu-satunya… habis semua,” ucap korban sambil menangis.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Ember berisi air yang diambil dari rumah-rumah warga digunakan untuk menjinakkan kobaran api sebelum meluas ke bangunan lain.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa korban dikenal sebagai seorang janda yang sehari-hari menggantungkan hidup dari kios tersebut. Ia juga akrab disapa “Mama Ambon” oleh warga sekitar.
Warga tersebut berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi korban pascakebakaran.
“Kami berharap pemerintah bisa melihat kondisi ini. Ini satu-satunya sumber penghidupan beliau,” ujarnya.
Di lokasi kejadian, aparat kepolisian dari jajaran Polres Alor terlihat turun langsung melakukan pengamanan sekaligus membantu penanganan awal. Hadir pula pihak kelurahan setempat untuk memantau situasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal yang berkembang di masyarakat belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
Warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk membantu meringankan beban korban serta memulihkan sumber penghidupannya.(*)
