Eurico Guterres Siap Turun ke Jalan Perjuangkan Hak Eks Pejuang Timor Timur

 



Kupang — Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur (FKPPT), Eurico Guterres, pada Minggu, 7 Desember 2025, menyampaikan pernyataan penting kepada seluruh Eks Pejuang Timor Timur beserta keluarga serta masyarakat yang terdampak pasca jajak pendapat Timor Timur 1999.



Dalam pernyataannya, Eurico membuka dengan refleksi perjalanan panjang perjuangan FKPPT.“Kita sudah berjuang, tapi apa yang salah dengan perjuangan kita...??? Mari kita duduk bersama bicara dari hati ke hati untuk menemukan jawabannya,” ujarnya.



Eurico juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka karena belum sepenuhnya dapat mewujudkan aspirasi para eks pejuang dan masyarakat terdampak yang selama ini menaruh harapan besar kepada FKPPT.

“Saya sebagai pribadi dan sebagai Ketua Umum FKPPT menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh Eks Pejuang bersama keluarga, termasuk masyarakat yang terdampak akibat jajak pendapat Timor Timur 1999 di Indonesia, karena saya belum bisa memperjuangkan semua aspirasi yang diharapkan.”



Siap Turun ke Jalan

Dalam pernyataan lanjutan, Eurico menegaskan bahwa langkah terakhir FKPPT akan dilakukan apabila seluruh upaya perjuangan jalur komunikasi dan pendekatan belum membuahkan hasil.“Jalan terakhir kita akan turun ke jalan seperti tahun 1999 di Timor Timur. Untuk membela dan memperjuangkan hak-haknya Eks Pejuang Timor Timur, termasuk warga yang terdampak akibat jajak pendapat tahun 1999 yang memilih tetap setia kepada NKRI dan Merah Putih di Indonesia, kita pastikan akan turun ke jalan.”



Untuk itu, ia meminta dukungan dan kesiapan dari seluruh struktur organisasi.



Eurico berharap setiap pimpinan Eks Kabupaten Timor Timur segera mengidentifikasi anggota yang akan ikut turun ke jalan, guna menghitung jumlah massa secara pasti apabila aksi nantinya dilaksanakan.



Ia menyebutkan estimasi massa dapat mencapai jumlah besar.

“Kita harus tahu pasti massa yang turun ke jalan, apakah 5 ribu, 10 ribu, 15 ribu, 20 ribu, atau 25 ribu seperti pada 3 September 2024 di Stadion Haliwen,” tegasnya.