Zonalinenews - Kalabahi, Minggu 14 Desember 2025 , Komitmen untuk menghadirkan perhatian nyata bagi petani terus ditunjukkan anggota DPRD Kabupaten Alor dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dapil V Memy Mustaqimah. Pua Djombu Pada Kamis, 11 Desember 2025, ia menyalurkan bantuan pupuk kepada petani di Desa Aomoli, Kecamatan Alor Barat Laut (ABAL), sebagai penopang awal musim tanam.
Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan silaturahmi bersama lima kelompok tani, yakni Daytona, Citra, Aibar , Petnu, dan Solotu. Kegiatan ini difasilitasi oleh penyuluh pertanian lapangan dan turut dihadiri Hamidun, kader PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV.
Pada kesempatan itu, Memy Mustaqimah Pua Djombu menyalurkan 15 karung pupuk, dengan setiap karung berisi 10 kemasan, dan setiap kemasan seberat 5 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan dasar sarana produksi pertanian.
Dalam suasana dialog yang sederhana dan penuh kehangatan, para petani menyampaikan rasa syukur sekaligus berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi. Bagi petani Aomoli, pupuk bukan sekadar bantuan, melainkan penentu hidup matinya tanaman.
“Kami ini petani kecil. Yang kami butuhkan tidak banyak. Cukup pupuk, obat, benih, dan kalau bisa satu hand traktor. Kalau alat tidak ada, kami harus menunggu. Kadang bibit sudah rusak sebelum sempat ditanam,” ungkap salah satu perwakilan kelompok tani.
Penyuluh pertanian lapangan yang mendampingi kegiatan tersebut menegaskan bahwa bantuan sarana produksi seperti pupuk, benih, dan obat pertanian jauh lebih berdampak dibandingkan bantuan sesaat.
“Kalau uang tunai, hari ini habis. Tapi pupuk dan benih bisa menghasilkan, bisa menjadi penghasilan, dan menghidupi keluarga petani,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Memy Mustaqimah menyampaikan kepada para petani bahwa kehadirannya di tengah petani merupakan amanah dan bentuk ibadah.
“Saya bersyukur kepada Allah SWT karena hari ini kita masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk bersilaturahmi. Bertemu dan mendengar langsung keluhan bapak ibu petani adalah amanah yang harus saya jaga,” ujar Memy.
Ia menyampaikan bahwa bantuan pupuk tersebut diniatkan sebagai sedekah dan ikhtiar untuk berbagi kebaikan.
“Bantuan ini mungkin belum seberapa, tetapi saya niatkan sebagai sedekah. Insya Allah, setiap benih yang ditanam dengan niat baik dan kerja yang jujur akan tumbuh membawa keberkahan bagi keluarga bapak ibu,” katanya.
Memy juga menyatakan kesiapannya untuk memperjuangkan aspirasi petani sesuai kewenangan yang dimilikinya, termasuk terkait kebutuhan pupuk, benih, obat, dan alat pertanian.
“Apa yang bapak ibu sampaikan saya simpan sebagai amanah. Doakan saya agar tetap istiqamah dan diberi kekuatan untuk memperjuangkannya,” ucapnya.
Menutup pertemuan tersebut, Memy mengajak kelompok tani menjaga kebersamaan dan kejujuran dalam mengelola bantuan dan usaha tani.
“Kalau kita bekerja dengan niat yang lurus, saling percaya, dan tidak saling merugikan, saya yakin Allah akan mencukupkan rezeki kita. Semoga setiap tetes keringat bapak ibu menjadi amal dan hasil panen kita menjadi rezeki yang halal dan berkah,” tutupnya.
Kegiatan silaturahmi itu ditutup dengan doa bersama dan harapan agar perhatian terhadap petani tidak berhenti pada satu musim tanam saja. Bagi petani Aomoli, bantuan pupuk tersebut menjadi tanda hadirnya kepedulian nyata di tengah perjuangan mereka menjaga ladang, keluarga, dan masa depan. (#Aty)
