![]() |
| Rekontruksi korban dianiaya 7 tersangka hingga tak sadarkan diri dan tewas (lokasi jembatan kali mati Liliba) |
Zonalinenews- Kupang – Rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Sebastian Bokol, yang terjadi pada 1 Agustus 2022, digelar kembali oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum (Krimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kelurahan Liliba, Kota Kupang, Kamis 4 Desember 2025. Rekonstruksi menghadirkan seluruh tersangka — berjumlah tujuh orang — untuk memperagakan rangkaian tindakan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Pelaksanaan rekonstruksi dilakukan di empat lokasi berbeda sesuai alur peristiwa pada malam kejadian.
Lokasi 1 – Tempat pangkas rambut dekat Simpang Empat Liliba Di RT 45 RW 01 Kelurahan Liliba, tepatnya di pangkas rambut yang menjadi tempat korban dan para tersangka minum minuman keras , ditampilkan adegan awal saat terjadi perselisihan antara korban dan salah satu tersangka.
Pada lokasi ini, korban disebut sempat dipukul oleh tersangka 4, sehingga memicu kejar-kejaran dan kekerasan lanjutan.
Lokasi 2 – Kios Bensin Eceran
Adegan kedua memperagakan pembelian satu botol bensin oleh tersangka 2 di sebuah kios. Barang ini kemudian digunakan di lokasi akhir rekonstruksi.
Lokasi 3 – Jembatan Kali Mati
Pada bagian ini, diperagakan adegan saat korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju jembatan. Namun para tersangka terus mengejar hingga terjadi kekerasan lanjutan yang membuat korban tidak berdaya dan tak sadarkan diri.
Setelah korban tak sadarkan diri, beberapa tersangka membawa tubuh korban dengan sepeda motor menuju lokasi berikutnya.
Lokasi 4 – lubang di kali dekat TPU Liliba
Adegan terakhir dilakukan di area TPU Liliba, tepatnya lokasi tanah berlubang kali mati . Para tersangka memperagakan cara mereka membawa jasad korban ke lokasi dan kemudian membakarnya menggunakan bensin.
Dalam adegan ini, tersangka 5 diperagakan sebagai orang yang menyiramkan bensin, sementara tersangka 1 memperagakan aksi membakar.
Kronologi Singkat versi Penyidik di Lokasi Rekonstruksi
Berdasarkan skenario rekonstruksi, penyidik menjelaskan garis besar peristiwa sebagai berikut:
Korban awalnya bergabung minum bersama para tersangka di lokasi pangkas rambut.
Terjadi kesalahpahaman antara tersangka 1 dan korban, memicu pertengkaran pertama. Pertengkaran berlanjut dan beberapa tersangka ikut menyerang korban.
Setelah korban tidak lagi mampu bergerak, tubuhnya dibawa menggunakan sepeda motor ke arah pemukiman sekitar TPU Liliba.
Seluruh tersangka kemudian memutuskan membawa korban ke area kali mati dan berusaha menghilangkan identitas korban melalui pembakaran. (*)
