Peserta PKW ATS Alor Terima Bantuan Mesin Jahit dari Dekranasda




Zonalinenews - Kalabahi Rabu, 21 Januari 2026, Sebanyak 15 peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) bagi Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Alor menerima bantuan mesin jahit dari Ketua Dekranasda Kabupaten Alor, Ny. Lidya Siawan Winaryo. 


Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Dekranasda Kabupaten Alor sebagai dukungan nyata bagi peserta untuk memulai usaha mandiri di bidang menjahit dan tenun.



Penyerahan mesin jahit ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Program PKW yang sebelumnya telah membekali peserta dengan materi kewirausahaan dan keterampilan teknis menjahit. Program PKW dibuka secara resmi pada Senin (8/12/2025) dan diikuti oleh 15 peserta ATS.




Program PKW dilaksanakan dengan total 250 jam pembelajaran, yang terdiri atas 60 jam teori kewirausahaan dan 190 jam pelatihan teknis menjahit tenun. Materi kewirausahaan disampaikan oleh Dr. Hermayanti, SE., MM. dan Junius M. Sau Sabu, SE., M.Akt., dengan fokus pada dasar kewirausahaan, perencanaan usaha, pengelolaan keuangan sederhana, serta pemahaman pasar.



Sementara itu, pelatihan teknis menjahit dilaksanakan selama 190 jam di bawah binaan Tyagas Collection, dengan Martina A. Dimu, SE., yang akrab disapa Ince Dimu, sebagai instruktur. Kegiatan praktik tersebut berlangsung di Desa Motongbang, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, dan difokuskan pada penguasaan keterampilan menjahit sebagai bekal usaha.




Melalui rangkaian pelatihan tersebut, peserta diarahkan untuk mampu menyusun rencana usaha, memahami manajemen sederhana, serta menguasai keterampilan teknis menjahit sebagai modal utama membangun usaha kecil berbasis potensi lokal.


Ketua Dekranasda Kabupaten Alor, Lidya Siawan Winaryo, berharap bantuan mesin jahit ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta sebagai sarana awal berwirausaha serta mendorong peningkatan kemandirian ekonomi keluarga.



Program PKW ATS Alor diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru di bidang tekstil kreatif, memperkuat ekonomi keluarga, serta mendukung pelestarian dan pengembangan produk tenun khas Kabupaten Alor. (#Aty)