Bataliyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat di Sumba Barat Daya





KUPANG - Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun jembatan darurat di Kecamatan Wawewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya NTTT. Pembangunan jembatan darurat tersebut sebagai pengganti jembatan lama yang telah rusak bebepa waktu lalu. 


Pembangunan jembatan darurat oleh Batalyon C Pelopor Satbrimob NTT ini ada di dua titik yang berbeda, yakni di Desa Kadiwano dan Desa Pada Eweta yang selama ini menjadi akses utama bagi masyarakat dan anak - anak sekolah. 


 Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Pembangunan jembatan darurat ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses penghubung sangat vital, terlebih bagi anak-anak sekolah. Polda NTT berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya di wilayah - wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra ketika dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026). 


Ia mengatakan bahwa sinergi antara personel Brimob dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran kegiatan tersebut.


“Kerja sama yang solid antara personel Brimob dan warga setempat patut diapresiasi. Semangat gotong royong inilah yang mempercepat proses pembangunan dan memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat,” ungkapnya.


Polda NTT berharap, keberadaan jembatan Bataliyon C Pelopor Satbrimob Polda NTT Bangun Jembatan Darurat di Sumba Barat Daya


KUPANG - Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membangun jembatan darurat di Kecamatan Wawewa Timur Kabupaten Sumba Barat Daya NTTT. Pembangunan jembatan darurat tersebut sebagai pengganti jembatan lama yang telah rusak bebepa waktu lalu. 


Pembangunan jembatan darurat oleh Batalyon C Pelopor Satbrimob NTT ini ada di dua titik yang berbeda, yakni di Desa Kadiwano dan Desa Pada Eweta yang selama ini menjadi akses utama bagi masyarakat dan anak - anak sekolah. 


 Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.


“Pembangunan jembatan darurat ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Akses penghubung sangat vital, terlebih bagi anak-anak sekolah. Polda NTT berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, khususnya di wilayah - wilayah yang terdampak kerusakan infrastruktur,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra ketika dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026). 


Ia mengatakan bahwa sinergi antara personel Brimob dan masyarakat menjadi kunci utama kelancaran kegiatan tersebut.


“Kerja sama yang solid antara personel Brimob dan warga setempat patut diapresiasi. Semangat gotong royong inilah yang mempercepat proses pembangunan dan memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat,” ungkapnya.


Polda NTT berharap, keberadaan jembatan darurat ini nantinya dapat kembali membuka akses masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan warga di kedua Desa tersebut.(*)  ini nantinya dapat kembali membuka akses masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan pendidikan warga di kedua Desa tersebut.(*)