Wakil Gubernur NTT Kunjungi MAN Alor, Tantang Siswa Raih Beasiswa Luar Negeri





Zonalinenews -  Kalabahi Rabu, 11 Februari 2026. Sehari setelah peluncuran NTT MART di Kabupaten Alor, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Johni Asadoma, S.I.K., M.Hum., melanjutkan agenda kerjanya dengan mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Alor, Rabu (11/2/2026), sebelum menuju Bandara Mali untuk kembali ke Kota Kupang.


Kehadiran orang nomor dua di NTT itu disambut hangat oleh seluruh civitas akademika, mulai dari kepala sekolah, guru hingga ratusan siswa yang telah berkumpul di halaman sekolah.


Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung perkembangan pendidikan di Kabupaten Alor, khususnya institusi pendidikan berbasis agama. 

MAN Alor sendiri dikenal sebagai sekolah berstatus Madrasah Plus Keterampilan, program unggulan yang memadukan pendidikan akademik, religius, sekaligus pembekalan keahlian praktis bagi siswa 

pelatihan keterampilan siap kerja

program keterampilan teknis sebagai bekal masa depan siswa


Dalam kesempatan itu, Wagub Johni tidak hanya menyampaikan sambutan seremonial. Ia memilih berdialog langsung dengan para pelajar, bahkan memberi tantangan untuk menguji pemahaman mereka tentang kunci kesuksesan di masa depan. Suasana halaman sekolah pun berubah menjadi interaktif dan penuh semangat.

Soft Skill Jadi Penentu


Di hadapan para siswa, Johni menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata ditentukan oleh ijazah atau nilai akademik.


“Ijazah itu hanya bukti kalian sekolah. Tapi yang menentukan kalian berhasil adalah karakter, disiplin, cara bergaul, dan kemampuan beradaptasi,” tegasnya.


Menurutnya, soft skill memiliki peran lebih besar dibanding hard skill. Ia menekankan pentingnya membangun jejaring (networking), kemampuan beradaptasi, empati, loyalitas, kejujuran, serta konsistensi.


Wagub juga mengingatkan filosofi, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” sebagai pedoman bersikap dalam kehidupan sosial maupun dunia kerja.


Momen menarik terjadi ketika Wagub menantang siswa untuk merangkum kembali poin-poin yang telah disampaikan. Sejumlah siswa berani maju ke depan.


Edwin dan  Anisa tampil percaya diri dengan menyebutkan 12 poin penting tentang kunci kesuksesan secara runtut.


Atas keberanian dan ketepatan jawaban mereka, Johni langsung memberikan apresiasi berupa uang tunai dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.


“Ini motivasi supaya kalian fokus, mencatat, dan berani tampil. Kesempatan itu datang bagi yang siap,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah para siswa.


Tantangan Beasiswa Luar Negeri

Menutup arahannya, Johni mengingatkan siswa agar mulai mempersiapkan diri menghadapi persaingan global. Ia menyebut pemerintah menyediakan ribuan beasiswa melalui program LPDP untuk kuliah di dalam maupun luar negeri.


“Modal dasarnya Bahasa Inggris. Pemerintah sudah siapkan beasiswa, tapi kalian harus siap dengan skor TOEFL atau IELTS. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini,” pesannya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Pj. Sekda Alor Obetth Bolang, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Asadoma, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, Asisten III Administrasi Umum Provinsi NTT Semuel Halundaka, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Linus Lusi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sonny Libung, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTT Leri Rupidara, Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak, serta Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT Alex Lumba.


Kunjungan kerja tersebut diharapkan menjadi dorongan semangat bagi siswa MAN Alor untuk terus meningkatkan kemampuan akademik dan karakter, sehingga mampu bersaing serta meraih peluang pendidikan hingga ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.(#Aty)