Organisasi Perempuan Jadi Motor Peringatan Hari Kartini di Alor





Zonaline-news.com - Kalabahi, Rabu 22 April 2026. Peringatan Hari Raden Ajeng Kartini ke-147 di Kabupaten Alor berlangsung meriah dan sarat makna. Sejumlah organisasi perempuan di daerah ini menjadi motor penggerak utama dalam rangkaian kegiatan yang digelar sejak pertengahan April hingga puncak acara pada Selasa (21/4) di Halaman Rumah Jabatan Bupati Alor.


Mengusung tema “Kartini Masa Kini: Berdaya, Kreatif, dan Berkontribusi Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan serta komitmen bersama dalam melawan kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Sekitar 250 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta berbagai organisasi perempuan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


Ketua panitia, Ny Christina Beli, ST, yang berasal dari organisasi Bhayangkari, menyampaikan bahwa keterlibatan organisasi perempuan menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan.


“Peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan Alor untuk menunjukkan peran dan kontribusinya dalam pembangunan,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi anjangsana ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Mebung pada 14 April, kunjungan wisata budaya ke Desa Umapura pada 16 April, serta kegiatan Car Free Day yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pasar murah pada 18 April. Selain itu, lomba fashion show yang diikuti oleh 14 organisasi perempuan turut menyemarakkan peringatan.


Pada puncak acara, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Alor, Ny Yane Florida Blegur  membacakan selayang pandang peringatan Hari Kartini yang menggambarkan perjalanan perjuangan perempuan dari masa ke masa serta relevansinya di era modern.


Selanjutnya, Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Alor, Ny Basworo kuntari  memimpin pembacaan ikrar perempuan Alor yang diikuti seluruh peserta. Ikrar tersebut berisi komitmen untuk meneladani semangat Kartini, meningkatkan kapasitas diri, memperkuat persatuan, serta menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Peringatan Hari Kartini juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Alor, Ny. Lidya Siawan, sebagai simbol rasa syukur dan semangat kebersamaan dalam memperjuangkan peran perempuan di daerah.

Sementara itu, sambutan tertulis Menteri 


Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, yang dibacakan oleh Asisten III Setda Alor Marthen G. Maubeka, menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama pemberdayaan perempuan.


Dalam sambutan tersebut juga ditegaskan pentingnya pengarusutamaan gender melalui kebijakan yang inklusif, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Kabupaten Alor.


“Perempuan harus menjadi subjek pembangunan dan memiliki akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi,” demikian isi sambutan tersebut.


Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Alor tahun ini tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga penguatan 

komitmen bersama dalam mewujudkan perempuan yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. (*)