Bakar Semangat Mahasiswa UMKoe, Menko Pangan Zulhas: Berani Adalah Kunci Sukses!





KUPANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan kuliah tamu di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang (UMKOE) pada Jumat (15/5/2026). Dalam kunjungannya tersebut, Zulhas membawa pesan kuat mengenai pentingnya perubahan pola pikir generasi muda dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa kualitas akademik saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan mentalitas yang tangguh untuk mengambil peran di tengah masyarakat.


Dalam pemaparannya, Zulhas menegaskan bahwa keberanian adalah kunci utama bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan, baik di ranah politik maupun ekonomi. Ia memotivasi mahasiswa agar tidak ragu untuk tampil sebagai pemimpin masa depan, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Menurutnya, perubahan besar bangsa ini bermula dari individu-individu yang berani bermimpi besar dan berani mengeksekusi ide-ide mereka dengan penuh percaya diri.


Suasana kuliah umum pun berlangsung hangat dan interaktif ketika Menko Pangan mengajak beberapa mahasiswa untuk berdialog langsung di atas panggung. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka, Zulhas secara spontan membagikan hadiah berupa tablet kepada mahasiswa yang berani tampil menjawab tantangan dan pertanyaan. Hal ini dilakukan untuk menstimulasi jiwa kompetitif dan rasa percaya diri mahasiswa di hadapan publik.


Selain memberikan motivasi personal, Zulhas juga menyoroti pentingnya penguatan Ekonomi Pancasila melalui pemberdayaan UMKM dan koperasi guna menghadapi tekanan pasar bebas yang kian kompetitif. Ia menilai bahwa sistem ekonomi saat ini harus lebih berpihak pada rakyat kecil agar tidak tergilas oleh dominasi pemodal besar. Perlindungan terhadap sektor ekonomi kerakyatan dianggap sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas nasional.


Lebih lanjut, dia menegaskan visi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan. Langkah ini diambil demi menyejahterakan petani lokal dan memperkuat kedaulatan bangsa agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada komoditas impor. Zulhas percaya bahwa dengan mengoptimalkan lahan produktif dan melibatkan peran serta kaum muda dalam teknologi pertanian, Indonesia akan mampu menjadi lumbung pangan dunia.


Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S. E., M. Si, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Menko Pangan sebagai bagian dari upaya kampus meningkatkan kualitas wawasan mahasiswa. Dia menegaskan bahwa UMKOE merupakan salah satu kampus terbaik di Nusa Tenggara Timur yang terus berkomitmen meningkatkan daya saing global. Kehadiran tokoh-tokoh nasional sebagai narasumber inspiratif merupakan strategi rutin kampus untuk memperpendek jarak antara dunia akademik dan realitas kebijakan negara.


Melalui kuliah umum ini, pihak kampus berharap para mahasiswa dapat menyerap ilmu dan pengalaman langsung dari praktisi kebijakan, sehingga mereka tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat. Penutupan acara ditandai dengan pesan Rektor agar mahasiswa terus memacu kualitas diri guna memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah NTT maupun nasional, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045.(*)