Peresmian Masjid Al-Mujahidin Nanga Rema Wujud Nyata Komitmen Yayasan Amal Mulia




Nanga Rema, Manggarai Timur, NTT — Yayasan Amal Mulia meresmikan Masjid Al-Mujahidin yang berlokasi di Kampung Nanga Rema, Kelurahan Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, pada Minggu (3/5/2026). Peresmian ini menjadi bukti nyata komitmen yayasan dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya umat Muslim di wilayah tersebut.


Masjid Al-Mujahidin dibangun melalui program wakaf yang dikelola Yayasan Amal Mulia sebagai sarana ibadah sekaligus pusat kegiatan spiritual masyarakat. Yayasan yang berdiri sejak 2017 ini dikenal sebagai lembaga sosial dan nazir wakaf yang fokus pada isu-isu kemanusiaan, termasuk pengembangan wakaf produktif di sektor pertanian, peternakan, serta pembangunan fasilitas umum seperti masjid dan sumber air bersih.


Dalam kegiatan tersebut, Yayasan Amal Mulia juga memberikan dukungan tambahan berupa bantuan dana sebesar Rp17 juta untuk perbaikan fasilitas listrik masjid. Dana tersebut digunakan untuk pembelian inverter serta biaya jasa teknisi dari PLN, sehingga instalasi listrik dapat berfungsi optimal dan aman digunakan oleh jamaah.


Manager Divisi Pengembangan Program dan Partnership Yayasan Amal Mulia, Lutfi Rifa Firdaus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara yayasan, relawan, dan masyarakat setempat.


“Saya mewakili yayasan menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat yang telah bekerja sama hingga masjid ini dapat diresmikan,” ujar Lutfi.


Ia juga mengungkapkan rasa haru dan bangga atas selesainya pembangunan Masjid Al-Mujahidin. Menurutnya, masjid ini diharapkan menjadi simbol ukhuwah serta pusat aktivitas keagamaan yang bermanfaat luas bagi masyarakat. Ke depan, pihak yayasan juga berencana mengupayakan akses air bersih guna menunjang kebutuhan masjid.


Sementara itu, Imam Masjid Al-Mujahidin, Muhidin Yamin, mewakili masyarakat setempat, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan Amal Mulia dan para donatur. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan masjid dimulai sejak 31 Oktober 2025 dan rampung pada 3 Mei 2026, berkat kerja keras berbagai pihak.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dan keikhlasan para donatur melalui Yayasan Amal Mulia. Masjid yang sebelumnya tidak layak kini berdiri kokoh dan nyaman digunakan untuk beribadah,” ungkap Muhidin.


Ia menambahkan, kondisi masjid sebelumnya sangat memprihatinkan, terutama saat musim hujan ketika air sering masuk akibat atap yang bocor. Kini, dengan bangunan yang lebih layak, masyarakat memiliki tempat ibadah yang representatif.


Peresmian Masjid Al-Mujahidin tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Masyarakat berharap keberadaan masjid ini dapat meningkatkan kualitas ibadah serta mempererat persaudaraan antarwarga. (*)