Mutasi Perdana Era Iskandar-Rocky, 181 Pejabat Pemkab Alor Dilantik dan Dikukuhkan

 



Zonaline-news.com - Kalabahi Rabu, 10 Juni 2026. Sebanyak 181 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor resmi dikukuhkan, dilantik, dan diambil sumpah/janjinya dalam Upacara Pengukuhan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas yang berlangsung di Kalabahi, Senin (8/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi mutasi dan penyegaran birokrasi perdana pada masa kepemimpinan Bupati Alor Iskandar Lakamau, SH., M.Si., dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH., MH.


Upacara tersebut dihadiri Bupati Alor Iskandar Lakamau, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta para pejabat yang dikukuhkan dan dilantik.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menegaskan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada setiap aparatur sipil negara merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas dan dedikasi.


"Kepercayaan ini adalah sebuah kebanggaan sekaligus panggilan besar untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, daerah, dan negara," ujar Rocky.


Menurutnya, birokrasi pemerintahan dituntut semakin profesional, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan publik yang berkualitas. Karena itu, setiap pejabat yang mendapat amanah baru harus mampu bekerja secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Rocky menegaskan bahwa salah satu kualitas utama yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah kemampuan mengambil keputusan.


"Menjadi seorang pemimpin yang paling penting adalah kemampuan mengambil keputusan. Kompetensi yang baik sangat penting, tetapi tanpa keberanian mengambil keputusan, hasil yang diharapkan tidak akan tercapai," tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk menjaga stabilitas daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendukung visi pembangunan Kabupaten Alor yang sedang dijalankan pemerintah daerah.


"Pelantikan ini diharapkan menjadi awal dari kerja-kerja nyata untuk meningkatkan pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah," katanya.


Sementara itu, Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan.

Mengutip Injil Matius, Paulus mengatakan bahwa banyak orang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih untuk menerima kepercayaan memimpin.


"Hari ini adalah hari Tuhan. Kepercayaan ini harus dimaknai sebagai sebuah kebanggaan, tetapi juga sebagai panggilan besar untuk memberikan pengabdian terhadap masyarakat, daerah, dan negara," ujarnya.


Buche mengajak seluruh pejabat yang baru dikukuhkan maupun dilantik untuk membangun kerja sama yang baik, menjaga etika birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.


"Kita semua harus saling berkenan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan daerah," katanya.

Ia juga menegaskan komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Alor untuk menjaga stabilitas daerah dan memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat.


Dari total 181 pejabat yang dikukuhkan dan dilantik, terdapat 34 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b). Dari jumlah tersebut, 17 pejabat mengalami rotasi jabatan dan 17 pejabat lainnya dikukuhkan kembali pada posisi yang sama


Ke-17 pejabat Eselon II.b yang mengalami mutasi atau  rotasi jabatan adalah:


1. Martinus De Porres Djeo, S.IP, dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Alor.


2.Yustus Barabas Dopong Abora, SP, dari Kepala Dinas Sosial menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Alor.


3.Syafyuddin A.I. Djawa, SH, dari Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Alor.


4.Mohammad Ridwan Nampira, S.Sos, dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menjadi Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Alor.


5.Zainal A. Nampira, S.Pi, dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Alor.


6.Ferdy Izak Lahai, SH, dari Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Alor.


7.Marianus Yupiter Adang, SH, dari Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Alor.


8.Sutio B. Ambao, S.Pi, dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menjadi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Alor.


9Mesak Tapua Blegur, S.Pi, dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menjadi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor.


10.Alyos Wakano, S.Sos, dari Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Alor.


11.Marwiah Jakra, S.Sos, dari Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Alor.


12.Abdul Moharif Kapukung, SH., MH, dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Alor.


13.Yerike, S.Sos, dari Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Alor.


14.Fransis Malakai, SE., MM, dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Alor.


15.Daud Dolpaly, SH, dari Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Alor.


16 Drs. Manuel Irenius Djobo, M.Si, dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjadi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Alor.


17. Dominikus Nerius Salmau, ST., M.A.P, dari Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapelitbang) Kabupaten Alor..


Selain rotasi jabatan, Pemerintah Kabupaten Alor juga mengukuhkan kembali 17 pejabat pimpinan tinggi pratama yang tetap menduduki jabatan sebelumnya.


Mereka yang dikukuhkan kembali pada jabatan yang sama antara lain Dewi Paulina Riwoe Odjah, SE sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah Kabupaten Alor; Marthin G. Maubeka, SH sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah; Terence Marsalina Maubely, SH sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Alor; Romelus Djobo, SE sebagai Inspektur Daerah Kabupaten Alor; Ripka Sukerni Jayati, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah; Christovel U.T. Taralandu, S.PT sebagai Kepala Dinas Peternakan; Harun Al Rasyid Miran, SP sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan; Christian Dakaoli Djahila, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Muhammad Baesaku, S.Sos sebagai Kepala Dinas Pariwisata; Osias Gomangani, SE., MM sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika; Ridwan Iho, S.Sos sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan; Sophia Benni Loro, S.Pd., MM sebagai Kepala Dinas Kebudayaan; Arbay Koho, SH., M.Hum sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Ahmad Yani Maupulo, ST sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi; Metusalak Aristoteles Salmay, SH sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Daing Duru, S.Sos., MT sebagai Kepala Dinas Perindustrian; serta dr. Farida Ariyani sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor.


Mutasi, pengukuhan, dan pelantikan 181 pejabat tersebut diharapkan menjadi momentum penyegaran birokrasi sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Alor berharap formasi baru ini mampu mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah serta menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.(#Aty)