Zonalinenews.com – Kalabahi Jumat 9 Juni 2026. Pemerintah Kabupaten Alor secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Kabupaten Alor untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Nagekeo.
Kegiatan pelepasan dilaksanakan di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Alor, Kamis (18/6/2026), dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Alor Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Martinus De Porres Djeo, S.IP, yang mewakili Bupati Alor, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Alor Mansur Bakri Samah, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Alor Juremi Pure, Ketua dan pengurus LPTQ Kabupaten Alor, pimpinan OPD, pelatih, ofisial, peserta, serta para orang tua kafilah
Kafilah Kabupaten Alor yang diberangkatkan berjumlah 49 orang, terdiri atas 35 peserta, 7 pendamping, dan 7 pembina. Para peserta akan mengikuti sejumlah cabang lomba, yakni Murattil dan Murattilah, Qori' dan Qori'ah, Hafizh dan Hafizhah, Khaththath dan Khaththathah, serta cabang Syarhil Qur'an dan Fahmil Qur'an.
Dalam sambutan Bupati Alor yang dibacakan Martinus De Porres Djeo, Pemerintah Kabupaten Alor menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan ofisial yang akan mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Alor, saya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan ofisial yang akan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT. Kami berharap kafilah Kabupaten Alor dapat memberikan penampilan terbaik, mengharumkan nama daerah, dan meraih prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari juara, melainkan sarana pembinaan generasi muda dalam memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.
Ia mengatakan, kemajuan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat memberikan banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda. Karena itu, pembinaan moral dan spiritual melalui Al-Qur'an menjadi sangat penting untuk membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki pegangan hidup yang kuat.
“Melalui MTQ diharapkan lahir generasi Qur'ani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” katanya.
Martinus juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku selama pelaksanaan MTQ.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan mengingat perjalanan menuju Kabupaten Nagekeo cukup panjang dan kondisi cuaca di lokasi pelaksanaan berbeda dengan Kabupaten Alor.
“Jaga kesehatan selama perjalanan maupun selama mengikuti perlombaan. Persiapkan fisik dengan baik agar dapat tampil maksimal saat berada di arena lomba. Jangan sampai kondisi kesehatan mengganggu penampilan peserta,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Rombongan Kafilah Kabupaten Alor, Marthen G. Maubeka, SH, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor, LPTQ Kabupaten Alor, Kementerian Agama Kabupaten Alor, Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Alor, para pelatih, pembina, guru, serta orang tua peserta yang telah memberikan dukungan penuh selama proses persiapan.
Menurut Marthen, dukungan pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Alor menjadi motivasi penting bagi para peserta untuk memberikan kemampuan terbaik pada ajang MTQ tingkat provinsi.
“Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Alor turut memberikan doa dan dukungan kepada anak-anak kita yang akan bertanding. Semoga mereka diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Alor di tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kekompakan, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ.
“Prestasi memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah menjaga sikap, menunjukkan akhlak yang baik, serta membawa nama baik Kabupaten Alor selama berada di Nagekeo,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris I LPTQ Kabupaten Alor, Ridwan Iho, S.Sos, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembinaan dan persiapan kafilah.
Menurut Ridwan, keberangkatan kafilah ke MTQ tingkat provinsi merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, LPTQ, Kementerian Agama, para pelatih, pembina, hingga orang tua peserta.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan baik, menjaga disiplin, dan menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik dan menjaga nama baik daerah. Prestasi tentu menjadi harapan bersama, namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana peserta mampu menunjukkan akhlak yang baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur'an selama mengikuti perlombaan,” ujarnya.
Ridwan juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Alor untuk terus memberikan dukungan dan doa bagi para peserta agar diberikan kemudahan dan kesuksesan selama mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT.
Acara pelepasan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat. Sebelum keberangkatan, para peserta, pendamping, dan pembina mendapat doa bersama serta dukungan dari pemerintah daerah, pengurus LPTQ, dan keluarga agar dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Alor.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTT di Kabupaten Nagekeo diharapkan menjadi momentum bagi Kafilah Kabupaten Alor untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat pembinaan generasi Qur'ani yang berakhlak, berkarakter, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. (*Aty)
