Zonaline-news.com - Kalabahi Rabu, 10 Juni 2026 Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely S.Sos M.Si , menyatakan menghormati berbagai pandangan dan aspirasi masyarakat terkait pengukuhan, pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 181 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor.
Pernyataan tersebut disampaikan Melkisedek Bely usai menghadiri acara pengukuhan dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas yang berlangsung di Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Senin (8/6/2026).
Menurut Melki, perbedaan pandangan terhadap suatu kebijakan pemerintahan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, pemerintah daerah menghargai setiap kritik, masukan maupun aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait proses pelantikan pejabat.
"Banyak orang yang mungkin tidak puas. Bagi saya tidak apa-apa. Kita harus jalani dulu pemerintahan ini sambil melakukan evaluasi. Dari berbagai kelemahan dan keterbatasan yang ada, kita benahi bersama agar roda pemerintahan berjalan dengan baik," ujarnya.
Pelantikan tersebut merupakan agenda perdana penataan birokrasi pada masa kepemimpinan Bupati Alor Iskandar Lakamau dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo. Sebelumnya, rencana pelantikan sempat memicu aksi protes dari sejumlah pendukung "Is The Rock" yang mempertanyakan proses mutasi dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Alor.
Menanggapi dinamika yang berkembang, Bely menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengedepankan kinerja sebagai dasar utama dalam penilaian terhadap para pejabat yang baru dilantik.
Ia menjelaskan, evaluasi terhadap pejabat akan dilakukan dalam kurun waktu enam bulan sebagaimana arahan yang telah disampaikan Wakil Bupati Alor saat pelantikan.
"Tadi Pak Wakil Bupati sudah sampaikan, enam bulan evaluasi. Kita lihat kinerja pemerintahan. Kalau tidak berjalan baik, tentu akan dievaluasi. Itu juga sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Bely.
Menurutnya, jabatan yang dipercayakan kepada aparatur sipil negara bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, dedikasi dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta memahami program kerja perangkat daerah yang dipimpinnya.
Melki menegaskan bahwa ruang evaluasi tetap terbuka bagi seluruh pejabat yang telah dilantik apabila dalam pelaksanaan tugas tidak menunjukkan kinerja yang diharapkan.
"Yang terpenting adalah kinerja, dedikasi dan integritas. Kalau tidak menunjukkan kinerja yang baik, tentu akan dievaluasi sesuai mekanisme yang berlaku," tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah tanpa terjebak dalam perbedaan pandangan yang muncul pasca pelantikan.
"Mari kita sama-sama bergerak membangun Alor. Hari ini 181 pejabat sudah dilantik agar birokrasi bisa berjalan dengan baik. Kalau ada kekurangan atau kelemahan, nanti kita benahi bersama," ujarnya.
Sebanyak 181 pejabat yang dilantik terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat pengawas. Pemerintah Kabupaten Alor berharap langkah tersebut dapat memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat pelayanan publik, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Hingga saat ini, para pejabat yang telah dilantik mulai melaksanakan proses serah terima jabatan dan penyesuaian tugas pada organisasi perangkat daerah masing-masing. Pemerintah daerah menargetkan seluruh perangkat birokrasi dapat segera bekerja secara optimal guna mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.(#Aty)
