Nanga Rema, Manggarai Timur NTT- Masyarakat Nanga Rema, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda Utara menyambung dengan gembira program Pembangunan Fasilitas Air Minum Bersih yang dipelopori oleh Yayasan Amal Mulia, kini sudah mulai dirasakan oleh masyarakat hingga kini mereka tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih. Sabtu 04 Juli 2026
Adapun wujud bantuan yang dimaksud, dua tandon air 3600 liter, 2300 liter 1 berkapasitas besar, jaringan pipa dan mesin diesel 24 PK serta penyerahan uang tunai 15 juta yang digunakan sebagai pemberdayaan masyarakat Nanga Rema.
Sebanyak 47 kepala keluarga di Nanga Rema kini tidak lagi bergantung pada air sungai yang keruh dan tercemar serta tidak layak dikonsumsi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kedekatan akses air bersih, warga pun menyambut dengan gembira, seorang Ibu rumah tangga saat ditemui awak media menyampaikan bahwa dirinya merasakan betul manfaat pengadaan air minum bersih untuk keperluan memasak, urusan dapur dan kebutuhan keseharian lainnya.
"Kami tidak perlu lagi ke sungai untuk mengambil qair. Pogram pembangunan fasilitas air bersih dari Yayasan Amal Mulia sangat membantu kami untuk memasak" ungkap dengan ekspresi bahagia
Hartika Sari (25), salah satu Relawan Yayasan Amal Mulia, yang juga merupakan warga Kampung Nanga Rema menyampaikan pemanfaatan air minum sudah dirasakan oleh masyarakat sejak 19 Juni 2026 lalu.
Penantian panjang selama puluhan tahun kini berbuah manis, sebanyak 47 Kepala Keluarga Muslim di Kampung Nanga Rema, Desa Haju Wangi, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, sudah mendapatkan akses air bersih.
Sebelumnya, setiap hari mereka harus berjalan sejauh 1 km ke sungai yang kerap tercemar lumpur, sampah, bahkan bangkai hewan untuk mengambil air demi kebutuhan sehari-hari. Tak ada pilihan lain, sungai ini menjadi satu-satunya sumber air untuk minum, mandi, mencuci, dan berwudhu.
Adapun sumur yang berada di kampung warga rasanya asin, sangat tidak layak dikonsumsi.
Kehadiran program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Lebih dari itu, mengembalikan martabat serta harapan hidup yang lebih layak bagi masyarakat Nanga Rema.
"Semoga manfaat dari program ini terus meluas dan menjadi keberkahan yang berkelanjutan bagi masyarakat, " jelas Juriati, salah satu relawan Yayasan Amal Mulia.
Ia juga menyampaikan, Yayasan Amal Mulia menepati janji kepada masyarakat Nanga Rema untuk memberikan uang pemberdayaan senilai Rp. 15juta menopang kebutuhan operasional air minum bersih tersebut.
"Saya mewakili pengurus pusat Yayasan Amal Mulia hari ini menyerahkan uang pemberdayaan program fasilitas air bersih. Jangan jadikan bantuan ini sebagai perpecahan di tengah masayarakat. Jadikan bantuan ini untuk meringankan kebutuhan pemanfaatan air minum bersih di Kampung Nanga Rema," jelasnya
Bantuan uang tunai untuk pemberdayaan air minum tersebut diterima secara langsung oleh Bapak Arsyad Husen, Imam Masjid Nurul Barokah Nanga Rema disaksikan oleh beberapa umat usai melaksanakan sholat ashar secara berjamaah. (04/07/2026)
Sementara itu, apresiasi dari perwakilan umat muslim Nanga Rema menyampaikan ucapan rasa terimakasih atas janji yang telah ditunaikan oleh Yayasan Amal Mulia.
Ia juga menghimbau, "Kedepan kita sebagai warga dapat melanjutkan amanah dari Yayasan Amal Mulia" ujar Hamsah Adas.(*)
