Zonalinews.com – Kalabahi Kamis, 30 Juli 2026. Sebanyak 41 pecatur ambil bagian dalam Turnamen Catur Perindo Kabupaten Alor yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Perindo Kabupaten Alor di Sekretariat DPC Partai Perindo Kabupaten Alor, Rabu (29/7/2026) malam. Turnamen yang dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten II Setda Alor, Harun Al Rasid Miran, S.P., M.M., itu diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet catur muda sekaligus memperkuat budaya sportivitas di Kabupaten Alor.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti seluruh tamu undangan, panitia, wasit (arbiter), dan peserta sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara.
Mewakili Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Harun Al Rasid Miran menyampaikan apresiasi kepada DPC Partai Perindo Kabupaten Alor yang telah mengambil peran dalam mendukung pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan turnamen catur.
Menurutnya, olahraga catur bukan sekadar permainan, tetapi juga sarana membangun karakter, melatih kemampuan berpikir strategis, disiplin, kesabaran, dan kepemimpinan.
"Olahraga catur mengajarkan bagaimana menyusun strategi, berpikir sebelum mengambil langkah, serta membangun kerja sama untuk mencapai tujuan. Nilai-nilai ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan," ujarnya.
Ia menambahkan, filosofi permainan catur mengajarkan bahwa setiap bidak memiliki peran yang saling melengkapi. Hal itu, menurutnya, menjadi gambaran pentingnya sinergi dalam membangun daerah.
Pemerintah Kabupaten Alor berharap penyelenggaraan Turnamen Catur Perindo menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Rasid menilai Kabupaten Alor memiliki banyak generasi muda yang berpotensi mengembangkan prestasi di cabang olahraga catur apabila mendapat pembinaan yang berkesinambungan.
"Kami berharap Partai Perindo dapat terus bersinergi dengan pemerintah dan PERCASI dalam membina atlet-atlet muda sehingga prestasi catur Kabupaten Alor semakin berkembang," katanya.
Selain pembinaan atlet, ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas para wasit melalui pembaruan pengetahuan mengenai regulasi
pertandingan agar kualitas kompetisi tetap terjaga.
Ketua Panitia, Melkisedek Maukaling, melaporkan Turnamen Catur Perindo Kabupaten Alor diikuti 41 peserta kategori umum.
Seluruh pertandingan menggunakan peraturan resmi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI). Panitia menyiapkan papan catur standar, jam pertandingan, serta menghadirkan wasit yang kompeten untuk memastikan pertandingan berlangsung secara jujur, adil, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Susunan panitia pelaksana terdiri atas Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Alor, Robinson Bukang, sebagai penanggung jawab, Melkisedek Maukaling sebagai Ketua Panitia, Yefta O. Djahasana, S.H. sebagai Sekretaris, PERCASI Kabupaten Alor sebagai Seksi Perlombaan, serta Rudolf Nawa sebagai penanggung jawab Seksi Perlengkapan dan Acara.
Menurut panitia, turnamen diselenggarakan sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga catur sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari Kabupaten Alor.
Ketua DPC Partai Perindo Kabupaten Alor, Robinson Bukang, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Turnamen Catur Perindo dapat terselenggara.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh jajaran pengurus Partai Perindo yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami. Terima kasih juga kepada seluruh panitia dan jajaran pengurus yang telah bekerja keras sehingga turnamen ini dapat terlaksana," ujar Robi.
Menurut Robi, cabang olahraga catur dipilih karena mampu melatih kemampuan berpikir strategis sekaligus membangun suasana kompetisi yang aman, kondusif, dan sportif.
"Harapan kita bersama melalui kejuaraan catur ini adalah lahirnya atlet-atlet catur junior baru," katanya.
Robi juga memberikan penghargaan kepada para senior, pelatih, dan tokoh catur yang selama ini telah membina serta melahirkan bibit-bibit pecatur muda di Kabupaten Alor.
"Sebagai generasi senior, fokus kita adalah mendukung dan membentengi para generasi muda ini agar mereka siap bertanding dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.
Dalam turnamen tersebut, para peserta memperebutkan sertifikat penghargaan dan uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp5 juta.
Rinciannya, Juara I memperoleh uang pembinaan Rp2.000.000, Juara II Rp1.500.000, Juara III Rp1.000.000, Juara IV Rp300.000, dan Juara V Rp200.000, yang masing-masing disertai sertifikat penghargaan.
Mengakhiri sambutannya, Plt. Asisten II Setda Kabupaten Alor, Harun Al Rasid Miran, S.P., M.P., menyampaikan permohonan maaf dari Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah yang berhalangan hadir. Dengan memohon penyertaan Tuhan Yang Maha Esa, ia secara resmi membuka Turnamen Catur Perindo Kabupaten Alor.
Usai pembukaan, turnamen dilanjutkan dengan pertandingan yang dipimpin oleh wasit sesuai ketentuan PERCASI. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda pembinaan olahraga yang berkelanjutan sekaligus melahirkan atlet-atlet catur muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Alor di tingkat regional maupun nasional.(*Aty)
