Polres Ngada terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Flores. Polres Ngada melaksanakan kegiatan trauma healing melalui terapi USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique) bagi warga yang mengungsi di Posko Tanggap Bencana Polres Ngada, Polsek Riung, Kelurahan Nangamese, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., didampingi Kabag SDM AKP Sukandar serta Terapis Kasi Dokkes Polres Ngada AIPDA Heribertus A.B. Tena, S.Tr.AK., M.Si.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh kekeluargaan, personel Polres Ngada memberikan pendampingan kepada para pengungsi untuk membantu menenangkan pikiran, membangun kembali rasa percaya diri, serta mengurangi kecemasan dan ketakutan pascagempa. Pendampingan khusus juga diberikan kepada anak-anak melalui kegiatan trauma healing yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menyampaikan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi juga pada pemulihan kondisi psikologis masyarakat.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat terdampak bencana tidak hanya untuk memberikan bantuan dan menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh pendampingan secara menyeluruh. Kami ingin warga, khususnya anak-anak, dapat kembali merasa aman, tenang, dan memiliki semangat untuk bangkit setelah bencana.”(*)
