Pemkab Alor Buka Diklat Capaski 2026, 30 Pelajar Ikuti Gladian Sentra




Zonaline-news  – Kalabahi Kamis, 23 Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Alor resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Gladian Sentra Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaski) Tahun 2026 yang diikuti 30 pelajar terbaik hasil seleksi tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Syafyuddin A.I. Djawa, SH., mewakili Bupati Alor, di Aula Rumah Jabatan Bupati Alor, Senin (20/7/2026).


Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan Calon Paskibraka sebagai simbol dimulainya rangkaian pendidikan dan pelatihan menjelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.


Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Alor itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Alor Usman S. Plaikari, Kepala Kesbangpol Kabupaten Alor Daud Dolpaly, SH, didampingi Sekretaris Kesbangpol Syafrudin Bere, SE, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Franciscus Geger, SH, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Maarif Moka, S.Sos, beserta jajaran Kesbangpol, para kepala sekolah, guru pendamping, dan tim pelatih.


Dalam sambutan Bupati Alor yang dibacakan Syafyuddin A.I. Djawa, peserta diminta memanfaatkan Gladian Sentra sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.


"Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh disiplin, dan semangat juara. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk mengabdi kepada bangsa dan daerah, bukan hanya saat bertugas sebagai Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan dan kerja sama tim.


"Bangun rasa kebersamaan, saling menghargai, dan solidaritas. Keberhasilan Paskibraka bukanlah hasil kerja individu, melainkan hasil kerja sama dan kekompakan," tambahnya.


Syafyuddin turut menyampaikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol Kabupaten Alor beserta seluruh jajaran, unsur TNI-Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), para pelatih, kepala sekolah, dan guru pendamping yang telah mendukung proses seleksi hingga dimulainya pemusatan pendidikan dan pelatihan.


Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Alor Daud Dolpaly, SH., MH. menjelaskan bahwa proses seleksi Capaski Tahun 2026 telah dimulai sejak Januari melalui sosialisasi dan penjaringan di SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Alor.


Sebanyak 215 pelajar mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan seleksi administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, tes Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta tes psikologi.


"Dari hasil seleksi tersebut, sebanyak 30 pelajar ditetapkan sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Alor yang mengikuti Gladian Sentra, sedangkan tiga pelajar lainnya dipercaya mewakili Kabupaten Alor sebagai Calon Paskibraka Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur," jelas Daud.


Menurutnya, selama mengikuti Gladian Sentra para peserta akan dibina secara intensif oleh pelatih dari unsur TNI, Polri, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta tim pembina Kesbangpol. Materi yang diberikan meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, kepemimpinan, pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan fisik dan mental.


Daud berharap seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan baik sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Alor, sekaligus menjadi generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

30 Calon Paskibraka Kabupaten Alor Tahun 2026


Putra (15 orang): 

Hairul Kossah (SMKN 1 Kalabahi), Daud Kristian Bagaisar (SMA Negeri Buraga), Prabu Ajiburahman Karsidin (SMA Negeri 1 Kalabahi), Jitro Narwastu Laulaka (SMA Negeri 1 Kalabahi), Gibran Sauba Blegur (SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi), Jumando Musa Malese (SMA Negeri 2 Kalabahi), Nizamul Asfari Nenu (MAN Alor), Ztenli Alexander Malaikosa (SMKN 4 Kalabahi), Handika Perdana (MAN Alor), Ghomeridtzon Daud Ena (SMA Negeri Baranusa), Matthew Victory Weni (SMA Negeri 1 Kalabahi), Zulkifli Anas (SMK Negeri Kayang), Muhammad Setiawan Merweki (MAN Alor), Valenthino Anung Selly (SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi), dan Yohanis Mokoil (SMA Negeri Probur).


Putri (15 orang): 

Nazivatul Azwini Duru Paddang (MAN Alor), Nadia Valentine Indra Rahmad (SMA Negeri 1 Kalabahi), Lara Dalina Djahatang (SMA Negeri 2 Kalabahi), Zhyfanna Alhudda (SMKN 1 Kalabahi), Gracia Alesandra Killi (SMA Negeri 1 Kalabahi), Sara Joanna Asalaka (SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi), Syakira Nazwa Djafar (SMA Negeri 1 Kalabahi), Velincia Meljhoyusmen Kallau (SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi), Wiwin Thania Potmau (SMA Negeri 1 Alor Barat Daya), Maria Yohana Blegur (SMAS Kristen 2 Kalabahi), Meilany Cristiani Bire Wadu (SMA Negeri 1 Kalabahi), Annamaria Auletchia Muda (SMA Katolik St. Yoseph Kalabahi), Anastasya Aku Pandu (SMA Negeri 1 Kalabahi), Kerenhapukh Ester Boling La (SMA Negeri 1 Kalabahi), dan Lodia Tuaty (SMA Negeri Restorasi Latuna).(Aty/Zonalinenews.com)