Siswa SIP Angkatan ke-56 Resimen Parakrama Pradhana Asal Polda NTT Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Sukabumi

 



SUKABUMI – Sebanyak 13 siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-56 Tahun 2026 Resimen Parakrama Pradhana (RPP) asal pengiriman Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Wisma Pengharapan, Jalan Pelangi, Kota Sukabumi, Jawa Barat.


Kegiatan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian para perwira muda yang tengah menjalani pendidikan di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri Sukabumi terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang berada di panti asuhan.


Dalam kegiatan itu, para siswa SIP menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan berbagai kebutuhan pokok lainnya guna mendukung operasional panti asuhan serta memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuni.


Pengurus Panti Asuhan Wisma Pengharapan di bawah naungan Yayasan Talitakum, David Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan para siswa SIP asal Polda NTT.


"Bantuan dan perhatian dari para siswa SIP asal Polda NTT ini sangat berarti bagi anak-anak di panti kami. Terima kasih atas kepedulian dan kebaikan yang telah diberikan," ujar David Yusuf.


Perwakilan siswa SIP Angkatan ke-56 asal pengiriman Polda NTT mengatakan bahwa bakti sosial ini tidak hanya bertujuan memberikan bantuan materiil, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sebagai calon perwira Polri.


Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan dan semangat berbagi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anggota Polri yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.


Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, para siswa SIP Angkatan ke-56 Resimen Parakrama Pradhana berharap dapat terus menanamkan semangat pengabdian, perlindungan, dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bekal saat mengemban tugas di kewilayahan setelah menyelesaikan pendidikan di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi.


Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Selain menyerahkan bantuan, para siswa juga berinteraksi dengan anak-anak panti asuhan, memberikan motivasi, serta berbagi semangat agar mereka terus optimistis dalam meraih cita-cita. (*)