Kalabahi Sabtu,1 Agustus 2026. Program Karya Bakti TNI Angkatan Darat (AD) untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Alor resmi berakhir setelah berlangsung selama 60 hari. Penutupan program ditandai dengan upacara yang dipimpin Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Hendro Cahyono, di Lapangan SD GMIT No. 027 Mebung, Desa Ali Mebung, Kecamatan Alor Tengah Utara, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan penutupan dihadiri Dandim 1622/Alor Letkol Czi Arya Darma, S.T., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Alor, jajaran TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Dalam amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang dibacakan Danrem 161/Wira Sakti, ditegaskan bahwa Program Karya Bakti TNI AD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.
Menurut Pangdam, pelaksanaan program tersebut tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
"Karya Bakti TNI tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wadah yang sangat berharga dalam mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat," demikian amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Danrem.
Selama dua bulan pelaksanaan, berbagai sasaran fisik berhasil diselesaikan. Di antaranya rehabilitasi 17 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 20 sumur bor, rehabilitasi dua panti asuhan, pembangunan dua rumah ibadah berupa masjid dan gereja, serta pembangunan satu unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Selain itu, program tersebut juga menghasilkan pembangunan rabat jalan sepanjang 500 meter serta delapan unit jembatan yang terdiri atas tujuh jembatan beton dan satu jembatan gantung. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta menunjang aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah sasaran.
Tidak hanya menyasar pembangunan fisik, Karya Bakti TNI AD juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial berupa donor darah, khitanan massal, dan pelayanan pengobatan gratis. Kegiatan nonfisik tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga.
Pada kesempatan itu, Pangdam IX/Udayana mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan seluruh hasil pembangunan agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara seluruh fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat," pesan Pangdam.
Di akhir amanatnya, Pangdam IX/Udayana menyampaikan apresiasi kepada Korem 161/Wira Sakti, Kodim 1622/Alor, Pemerintah Kabupaten Alor, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Program Karya Bakti TNI AD Tahun Anggaran 2026.
Berakhirnya program tersebut diharapkan tidak menghentikan semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan kegiatan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Alor.(*)
