PASI NTT Gandeng Pengurus PASI Kota Gelar Kejurda Atletik 2026, Perebutkan Piala Wali Kota Kupang




​KUPANG — Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Nusa Tenggara Timur (PASI NTT) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang melalui PASI Kota Kupang sukses menyelenggarakan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Provinsi NTT Tahun 2026.


​Kejuaraan yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kota Kupang, pada 12–14 Agustus 2026 ini mengusung tema "Kota Kupang Kota Kasih, Atletik Juara" dan memperebutkan Piala Wali Kota Kupang. Selain sebagai ajang penjaringan atlet muda menuju Kejurnas Atletik 2026, Kejurda ini juga menjadi wahana pemanasan menuju PON 2028.


​Ketua Umum Pengprov PASI NTT, Ir. Theo Widodo, menyampaikan apresiasinya kepada Pengurus PASI Kota Kupang yang dinilai berhasil menyelenggarakan ajang bergengsi ini di tengah keterbatasan anggaran.


​"Meski di tengah keterbatasan anggaran, PASI Kota Kupang bersedia menjadi tuan rumah dan sukses menggelar ajang bergengsi ini. Capaian ini bahkan melebihi target yang kami perkirakan," ujar Theo saat ditemui di Stadion Oepoi Kupang, Kamis (13/8/2026) petang.


​Theo menambahkan, mulai tahun depan, ajang Kejurda Atletik NTT akan digilir ke daerah lain guna meratakan pola pembinaan.


​"Tahun depan Kejurda Atletik rencananya digelar di Maumere, Kabupaten Sikka. Kemudian pada 2028 akan diselenggarakan di daratan Sumba. Jadi tahun depan di daratan Flores, berikutnya di Sumba," jelasnya.


​Ia menegaskan, para atlet yang keluar sebagai juara dan memenuhi kriteria limit kejuaraan nasional akan dikirim untuk mewakili NTT pada Kejurnas Atletik 2026.


​Sumba Barat Daya Keluar sebagai Juara Umum


​Berdasarkan rekapitulasi data resmi panitia penyelenggara, Kabupaten Sumba Barat Daya tampil mendominasi dan berhasil keluar sebagai juara umum Kejurda Atletik NTT 2026. Kontingen Sumba Barat Daya mengumpulkan total 34 medali dengan rincian 23 medali emas, 9 perak, dan 2 perunggu.


​Posisi kedua diraih oleh kontingen tuan rumah, Kota Kupang, yang mengumpulkan total medali terbanyak yakni 52 medali, terdiri dari 15 emas, 20 perak, dan 17 perunggu. Di posisi ketiga, Kabupaten Sumba Timur membuntut dengan perolehan 8 emas, 7 perak, dan 9 perunggu (total 24 medali).


​Kabupaten Ngada menempati peringkat keempat dengan sabetan 6 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, disusul Kabupaten Sikka di posisi kelima dengan koleksi 4 emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Selanjutnya, Kabupaten Sabu Raijua berada di urutan keenam dengan raihan 3 emas, 9 perak, dan 9 perunggu.


​Peringkat ketujuh diduduki oleh Kabupaten Manggarai Barat dengan 1 emas, 4 perak, dan 6 perunggu, diikuti Kabupaten Rote Ndao di posisi kedelapan dengan 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berada di urutan kesembilan dengan raihan 1 medali emas.


​Adapun Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) berada di peringkat kesepuluh tanpa perolehan emas, namun berhasil mengoleksi 6 perak dan 6 perunggu. Di posisi kesebelas, Kabupaten Sumba Tengah memperoleh 1 medali perak. Sedangkan Kabupaten Ende berada di urutan kedua belas dengan perolehan 4 medali perunggu, dan Kabupaten Sumba Barat menempati posisi ketiga belas dengan raihan 2 medali perunggu.


​Persiapan Menuju PON 2028


​Ketua Panitia Kejurda Atletik NTT 2026, David Here, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 129 atlet dari 11 kabupaten/kota se-NTT. Kategori umur yang dipertandingkan meliputi U-16, U-18, U-20, hingga kategori Senior untuk seluruh nomor lintasan dan lapangan.


​"Ajang ini bertujuan menjaring atlet daerah yang tersebar di kabupaten/kota untuk dibina secara berkelanjutan, dengan harapan mereka menjadi atlet potensial NTT di level nasional maupun internasional, khususnya persiapan PON 2028," ungkap David.


​Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Alan Girsang, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PASI NTT kepada Kota Kupang. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen terus mendukung pembinaan olahraga melalui skema kolaborasi anggaran.


​"Kami berjuang semaksimal mungkin menyukseskan Kejurda ini karena selain seleksi atlet, ini juga ajang pemanasan menuju PON 2028, di mana Kota Kupang akan menjadi salah satu tuan rumah," pungkas Alan.


​Sementara itu, Sekretaris Umum PASI Kota Kupang, Edu Penu Weo, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak dan insan pers yang turut mengawal jalannya kejuaraan. Menurutnya, pemindahan lokasi Kejurda ke daerah-daerah di masa mendatang akan sangat positif bagi pemerataan pembinaan atletik di Nusa Tenggara Timur.(")