Warga Terdampak Gempa dan Tsunami di Riung Mengungsi di Bukit Goloite




Riung, Ngada — Warga pesisir Pantai Goloite, Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, masih mengungsi di Bukit Goloite setelah gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026).


Bencana alam tersebut membawa dampak bagi warga yang tinggal di sekitar pesisir Pantai Goloite. Usai gempa bumi, air laut sempat naik sekitar 50 meter dari bibir pantai hingga masuk ke rumah-rumah warga di kawasan pesisir. Kondisi tersebut memicu kepanikan dan membuat warga segera menyelamatkan diri dengan mendaki bukit yang berada di sekitar permukiman.


Selama satu minggu mengungsi secara mandiri, warga menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Diperkirakan sekitar 300 jiwa warga mengungsi di Bukit Goloite, Desa Ite Jaya.


Melihat kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Sambinasi Barat terus berupaya memfasilitasi kebutuhan warga yang mengungsi di atas bukit dan tidak memiliki akses air bersih.


Bersama LAZ Peduli Dakwah Makassar, Bhabinkamtibmas Sambinasi Barat menyalurkan bantuan tandon dan air bersih kepada warga pengungsi di Goloite, Desa Ite Jaya, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Sambinasi Barat, Aipda Muhlis Muhamad, bersama LAZ Peduli Dakwah Makassar menyalurkan bantuan berupa tandon air serta lima tangki air bersih. Masing-masing tandon berkapasitas 1.300 liter.


Salah seorang warga terdampak, Ibrahim (45), menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Polri, khususnya Polres Ngada dan jajarannya, serta LAZ Peduli Dakwah Makassar yang telah membantu menyediakan air bersih bagi warga di posko pengungsian.


“Terima kasih kepada bapak polisi dan LAZ Peduli Dakwah Makassar yang telah membantu kami menyediakan penampungan air dan air bersih,” ungkap Ibrahim.


Di sela-sela penyaluran bantuan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Riung juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Warga juga diminta segera menginformasikan kepada anggota Polsek Riung apabila terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lokasi pengungsian.(*)