16 Tahun Budi Artha Mandiri: 22 Kabupaten/Kota Dibidik, Rp200 Juta untuk Korban Gempa Flores


KALABAHI - ZONA LINE NEWS  

Memasuki usia ke-16 tahun, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Budi Artha Mandiri menatap ekspansi lebih luas dengan target hadir di 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Target tersebut disampaikan Manajer KSP Budi Artha Mandiri, Muhammad Nasir Plaikari, dalam puncak perayaan HUT Reformasi ke-16 KSP Budi Artha Mandiri di Kantor Cabang Mola, Kalabahi, Jumat (28/8/2026).

Perayaan HUT ke-16 tersebut juga diwarnai aksi sosial. KSP Budi Artha Mandiri menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta bagi korban bencana gempa bumi di Pulau Flores.

Tak hanya itu, karyawan KSP Budi Artha Mandiri turut menggalang donasi sebesar Rp7.124.000 untuk membantu masyarakat terdampak bencana.

Ketua Pengawas KSP Budi Artha Mandiri, Roni Adang, dalam laporannya mengatakan perayaan HUT ke-16 menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan koperasi.

Berbagai kegiatan digelar dalam rangkaian HUT, salah satunya Open Turnamen Sepak Bola Budi Artha Mandiri Cup 2026 yang berlangsung sejak 2 hingga 27 Agustus 2026 di Stadion Batunirwala.

Selain turnamen sepak bola, rangkaian kegiatan juga diisi hiburan dan doorprize, penyerahan trofi serta penghargaan kepada pihak yang terlibat dalam BAM Cup 2026, pengumpulan donasi untuk korban gempa Flores, serta pemotongan tumpeng dan pemberian bingkisan kepada keluarga reformis.

Roni mengatakan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-16 tersebut menggunakan anggaran murni KSP Budi Artha Mandiri sebesar Rp800 juta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Mekkisedek Beli S.Sos M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan 16 tahun KSP Budi Artha Mandiri.

Menurut Melki, usia 16 tahun menunjukkan adanya ketekunan, kerja keras pengurus dan manajemen, sekaligus kepercayaan anggota.

“16 tahun adalah perjalanan yang patut disyukuri karena usia ini sesungguhnya menunjukkan adanya ketekunan, adanya kepercayaan anggota, kerja keras dari para pengurus, pengawas dan manajemen KSP Budi Artha Mandiri,” kata Melki 

Ia berharap KSP Budi Artha Mandiri semakin dewasa, profesional, sehat dan memberikan manfaat bagi anggota.

Melki menegaskan bahwa kepercayaan anggota merupakan modal penting dalam keberlangsungan koperasi.

“Kepercayaan dari anggota sesungguhnya adalah modal terbesar dari Maju-mundurnya sebuah koperasi terletak bagaimana anggota percaya kepada koperasi,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta pengurus dan pengawas memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel serta memberikan pelayanan yang cepat dan ramah.

Melki juga mengingatkan agar pembiayaan koperasi tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan konsumtif.

Ia mendorong pembiayaan semakin banyak digunakan untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian anggota.

Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, UMKM dan berbagai usaha masyarakat di Alor memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

“Harapannya, KSP Budi Artha tidak hanya berorientasi pada kegiatan simpan pinjam yang bersifat konsumtif, namun pembiayaan harus semakin diarahkan kepada kegiatan-kegiatan yang produktif,” ujarnya.

Ia berharap KSP Budi Artha Mandiri dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah.

Manajer KSP Budi Artha Mandiri, Muhammad Nasir Plaikari, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-16 telah berjalan dengan baik.

Menurut Nasir, perayaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan menyatukan komitmen seluruh jajaran dalam mengembangkan koperasi.

Ia mengungkapkan sejumlah wilayah menjadi sasaran pengembangan KSP Budi Artha Mandiri, di antaranya Soe, Kefamenanu, Atambua, Malaka dan Semau.

Dalam rencana pengembangan jangka lebih luas, KSP Budi Artha Mandiri menargetkan dapat hadir di seluruh 22 kabupaten/kota di NTT.

“Kita rencana ke depan, Koperasi Budi Artha akan hadir di 22 kabupaten/kota se-NTT. Maka perlu adanya kolaborasi semua elemen, baik pemerintah daerah dan DPRD saling mendukung,” kata Nasir.

Ia mengatakan ekspansi tersebut akan tetap membawa semangat yang menjadi identitas KSP Budi Artha Mandiri.

“Kita akan terus menebarkan sayap, terbang tinggi sesuai lambang kita, burung elang membuka sayap siap terbang ke mana saja, dengan moto kita: Bersama Budi Artha, Membangun Kemandirian NTT,” pungkasnya.

Di tengah perayaan HUT ke-16, KSP Budi Artha Mandiri juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores.

Bantuan sebesar Rp200 juta disalurkan untuk korban bencana, sementara donasi karyawan sebesar Rp7.124.000 turut dikumpulkan sebagai dukungan kemanusiaan.

Perayaan HUT ke-16 tersebut turut dihadiri Kapolres Alor AKBP Nur Azhari, pejabat yang mewakili Dandim 1622 Alor, Pinca BRI Kalabahi, pimpinan OPD, unsur pemerintah, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Memasuki usia 16 tahun, KSP Budi Artha Mandiri tidak hanya menandai perjalanan lembaga di Kabupaten Alor, tetapi juga menatap rencana pengembangan lebih luas di NTT, dengan tetap menempatkan kepercayaan anggota dan manfaat ekonomi sebagai bagian penting dari perjalanan koperasi. (Marliati Sy Kamran)