Purna Bakti, Dua Pegawai Dinas Kearsipan Alor Dilepas dengan Penuh Haru

 


KALABAHI - ZONA LINE NEWS.COM  

Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai pelepasan dua pegawai Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor, Yublina Auw, S.Sos., dan Sumiati Haji Bachrudin, S.E., yang memasuki masa purna bakti.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Perpustakaan Kabupaten Alor, Rabu (2/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk memberikan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi kedua pegawai selama menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Yublina Auw mengungkapkan bahwa dirinya telah melaksanakan tugas di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor kurang lebih selama lima tahun.

“Hari ini merupakan hari terakhir saya berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Seluruh tugas dan tanggung jawab saya secara resmi telah berakhir dan secara simbolis telah dituangkan dalam dokumen serah terima,” ujar Yublina.

Di hadapan keluarga besar dinas, Yublina juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat ucapan, sikap maupun perbuatan yang kurang berkenan.

“Jika selama melaksanakan tugas ada hal-hal yang kurang berkenan, saya menyampaikan permohonan maaf,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor, Ridwan Iho, S.Sos., menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban Yublina Auw.

Ia juga mengapresiasi pengabdian Yublina Auw dan Sumiati Haji Bachrudin yang telah menjadi bagian dari perjalanan pelayanan pemerintahan, khususnya di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan 

Sekda Alor: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Beli, S.Sos., M.Si., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa menjadi aparatur sipil negara merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa, negara dan masyarakat.

Menurut Melkisedek, tugas sebagai pegawai negeri tidak semata-mata untuk mencari nafkah, tetapi harus dilandasi tanggung jawab dan semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Menjadi pegawai negeri adalah langkah bijak untuk mengabdikan diri bagi bangsa, negara dan masyarakat. Mengatakan diri sebagai seorang pegawai negeri adalah mengatakan diri untuk bangsa, negara dan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Yublina Auw dan Sumiati Haji Bachrudin yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Melkisedek berharap pengabdian yang telah diberikan keduanya dapat menjadi bagian dari perjalanan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Alor.

Sebagai bentuk penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada Yublina Auw dan Sumiati Haji Bachrudin.

Cenderamata berupa cincin emas diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Beli, S.Sos., M.Si., bersama Asisten III Setda Alor, Marthen G. Moubeka, S.H.

Sementara itu, Direktur RSUD Kalabahi, dr. Anjas, bersama Ketua Dharma Wanita Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor turut menyerahkan sarung tenun adat Alor kepada kedua pegawai sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas pengabdian mereka.

Suasana kegiatan semakin hangat ketika Vokal Grup (VG) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Alor tampil menghibur para tamu undangan dan keluarga besar dinas.

Penampilan tersebut menjadi bagian dari ungkapan kebersamaan dalam mengantar Yublina Auw dan Sumiati Haji Bachrudin memasuki masa purna bakti.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Alor, Marthen G. Moubeka, S.H., Direktur RSUD Kalabahi, dr. Anjas, serta keluarga besar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Alor.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan salam perpisahan dan penyampaian permohonan maaf dari kedua pegawai purna bakti, sebelum dilanjutkan dengan sesi foto bersama.( Marliati Sy Kamran)